Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing Makin Diperluas, Tanzania Jadi Bagian dari Diplomasi Pendidikan Indonesia

peran guru dalam pendidikan

Share this post

Bahasa bukan hanya alat komunikasi. Di tengah hubungan antarnegara yang semakin terhubung, bahasa juga dapat menjadi pintu masuk menuju pendidikan, budaya, dan kerja sama internasional. Hal inilah yang tengah didorong Indonesia melalui program Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA).

Melansir dari Kemendikdasmen, pemerintah Indonesia bersama Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa serta Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Tanzania tengah memperkuat pengembangan program BIPA di Tanzania. 

Langkah ini diarahkan untuk memperluas pembelajaran Bahasa Indonesia sekaligus membuka peluang kerja sama pendidikan dengan negara-negara di Afrika Timur.

Bahasa Indonesia Jadi Bekal untuk Kuliah di Indonesia

Pengembangan BIPA di Tanzania tidak hanya bertujuan memperkenalkan Bahasa Indonesia kepada masyarakat asing. Program ini juga memiliki fungsi yang lebih praktis, terutama bagi mahasiswa Tanzania yang ingin melanjutkan pendidikan di Indonesia.

Duta Besar RI untuk Tanzania, Tri Yogo Jatmiko, menyebut minat masyarakat Tanzania untuk melanjutkan studi ke Indonesia terus meningkat. Kondisi tersebut membuat kebutuhan terhadap kemampuan Bahasa Indonesia ikut bertambah.

Kelas Bahasa Indonesia yang akan dibuka di Muslim University of Morogoro (MUM) diharapkan dapat membantu calon mahasiswa mempersiapkan kemampuan bahasa sebelum mengikuti proses pendidikan di Indonesia, baik melalui program beasiswa maupun jalur pendidikan lainnya.

Dengan begitu, kemampuan bahasa tidak lagi sekadar menjadi keterampilan tambahan, tetapi menjadi bekal akademik bagi mahasiswa asing yang ingin beradaptasi dengan lingkungan pendidikan Indonesia.

Dari Kelas Bahasa ke Diplomasi Pendidikan

Pengembangan BIPA juga menunjukkan bagaimana pendidikan dapat digunakan sebagai instrumen untuk membangun hubungan antarnegara.

Sejak 2018, pemerintah Indonesia telah memfasilitasi sembilan mahasiswa Tanzania melalui program Darmasiswa untuk mempelajari bahasa, seni, dan budaya Indonesia.

Sementara itu, kelas BIPA di MUM berpotensi menjangkau pemelajar dari negara-negara Afrika Timur lainnya. Artinya, satu program pembelajaran bahasa dapat berkembang menjadi jaringan pendidikan yang lebih luas.

Bahasa menjadi titik awalnya. Setelah itu, interaksi dapat berkembang ke pertukaran mahasiswa, kerja sama perguruan tinggi, pengenalan budaya, hingga peluang kolaborasi di berbagai bidang.

Baca jugaPenguatan Sistem Pendidikan Nasional, bangun Pendidikan Indonesia yang Lebih Terintegrasi

BIPA Tak Hanya Mengandalkan Pengajar dari Indonesia

Agar program dapat berjalan secara berkelanjutan, pengembangan BIPA juga diarahkan pada penguatan kapasitas pengajar lokal.

KBRI Tanzania tengah mengidentifikasi alumni Tanzania yang pernah menempuh pendidikan di Indonesia untuk berpotensi menjadi pengajar BIPA di negaranya. Pendekatan ini memungkinkan pengetahuan Bahasa Indonesia terus berkembang dari dalam komunitas pemelajar itu sendiri.

Badan Bahasa juga menyiapkan sejumlah dukungan, mulai dari pengiriman pengajar BIPA, kelas daring, penguatan kapasitas, hingga sertifikasi pengajar lokal.

Pada 2026, Badan Bahasa akan memfasilitasi penugasan seorang pengajar BIPA ke Muslim University of Morogoro sebagai bagian dari pengembangan program tersebut.

Baca jugaBerpikir Kritis Tetap Jadi Kunci di Era AI, Ini Pesan Mendikdasmen

Kenapa Pembelajaran Bahasa Asing Bisa Berdampak Besar?

Kasus BIPA di Tanzania menunjukkan bahwa pembelajaran bahasa asing memiliki fungsi yang jauh lebih luas daripada sekadar kemampuan berbicara.

Bagi pelajar Tanzania, Bahasa Indonesia dapat menjadi akses menuju pendidikan tinggi di Indonesia. Bagi Indonesia, program tersebut menjadi sarana untuk memperkenalkan bahasa dan budaya sekaligus memperkuat hubungan antarmasyarakat.

Model seperti ini juga memperlihatkan bahwa pendidikan tidak selalu harus dimulai dari program akademik yang besar. Satu kelas bahasa dapat menjadi titik awal terbentuknya hubungan pendidikan lintas negara.

Dengan semakin luasnya program BIPA, bahasa Indonesia berpeluang hadir di lebih banyak ruang pendidikan internasional sekaligus menjadi bagian dari diplomasi pendidikan Indonesia.

Tertarik dengan perkembangan pendidikan, teknologi pembelajaran, dan berbagai inovasi di dunia pendidikan? Eksplor lebih banyak artikel informatif lainnya di blog Kelas Juara. Selamat belajar!