Perkembangan teknologi membuat proses belajar tidak lagi terbatas pada buku dan penjelasan di dalam kelas. Kini, siswa dapat mempelajari materi melalui kuis interaktif, flashcard, audio, hingga infografis. Perubahan ini menjadi bagian dari perkembangan pembelajaran digital yang semakin dekat dengan kehidupan siswa.
Google pun memperluas pemanfaatan teknologi tersebut melalui Gemini di Google Classroom. Mulai 10 Agustus 2026, fitur ini tersedia bagi siswa K–12 hingga pendidikan tinggi dari berbagai kelompok usia, termasuk siswa di bawah 18 tahun.
Melalui fitur ini, materi yang diberikan oleh guru dapat diubah menjadi berbagai alat bantu belajar yang lebih interaktif. Namun, aksesnya tetap bergantung pada pengaturan administrator sekolah.
Lantas, fitur apa saja yang bisa dimanfaatkan siswa? Yuk, simak penjelasannya!
Gemini Hadir untuk Mendukung Pembelajaran Digital
Gemini di Google Classroom merupakan fitur berbasis kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) yang terhubung langsung dengan materi dan tugas siswa.
Melalui tab Gemini, siswa dapat memilih materi dari kelas tertentu untuk digunakan sebagai dasar dalam membuat flashcard, kuis latihan, atau panduan belajar. Bantuan yang diberikan pun dapat disesuaikan dengan konteks pelajaran yang sedang dipelajari.
Berbeda dengan menggunakan chatbot AI secara terpisah, siswa tidak harus selalu menyalin materi atau instruksi tugas secara manual. Gemini dapat mengambil konteks dari judul tugas, petunjuk pengerjaan, dan materi kurikulum yang telah tersedia di Google Classroom.
Integrasi tersebut membuat proses pembelajaran digital menjadi lebih praktis dan sesuai dengan kebutuhan akademik siswa.
Apa Saja yang Bisa Dibuat dengan Gemini?
Gemini dapat membantu mengubah materi pelajaran menjadi beberapa format belajar. Siswa dapat memilih bentuk yang paling sesuai dengan kebutuhan dan gaya belajarnya.
Beberapa fitur yang bisa digunakan antara lain:
- Flashcard: Membantu siswa mengingat istilah, rumus, atau konsep penting dari materi pelajaran.
- Kuis latihan: Menyediakan soal latihan berdasarkan materi dan tugas yang diberikan guru.
- Panduan belajar: Menyusun poin-poin penting untuk membantu siswa mempersiapkan ujian.
- Bantuan belajar terpandu: Membantu siswa memahami konsep melalui penjelasan dan pertanyaan secara bertahap.
Siswa yang mendapatkan akses ke Gemini Notebook juga dapat menyinkronkan materi yang dibagikan guru. Materi tersebut kemudian bisa diolah menjadi audio overview, infografis, panduan belajar interaktif, dan berbagai format lainnya.
Dengan begitu, siswa memiliki lebih banyak pilihan dalam memahami satu topik, bukan hanya dengan membaca teks yang sama berulang kali.
Starter Prompt Kini Disesuaikan dengan Tugas Siswa
Salah satu pembaruan menarik yang dihadirkan Google adalah starter prompt yang lebih kontekstual. Starter prompt merupakan contoh perintah yang bisa dipilih siswa untuk memulai proses belajar bersama Gemini.
Ketika memilih salah satu prompt, siswa akan melihat kotak baru untuk menentukan kelas dan tugas yang ingin dipelajari. Gemini kemudian menggunakan judul tugas, instruksi, dan materi terkait sebagai konteks.
Sebagai contoh, siswa dapat memilih tugas Matematika lalu meminta Gemini membuat kuis latihan berdasarkan materi tersebut. Untuk tugas Bahasa Indonesia, siswa dapat meminta bantuan menyusun panduan belajar dari materi yang diberikan guru.
Fitur ini mengurangi kebutuhan untuk berpindah-pindah antara Google Classroom dan Gemini. Siswa bisa mendapatkan bantuan yang relevan langsung dari lingkungan pembelajaran digital yang digunakan sekolah.
Baca juga: AI untuk Guru: 7 Cara Membuat Pembelajaran Lebih Interaktif
Belajar Langsung dari Tugas yang Mendekati Tenggat
Google juga menghadirkan fitur Learn with Gemini pada halaman utama Classroom yang telah didesain ulang.
Saat mengarahkan kursor ke tugas dalam bagian “Due Soon”, siswa dapat memilih fitur tersebut untuk mendapatkan bantuan belajar. Mereka bisa membuat kuis latihan, flashcard, atau panduan belajar berdasarkan tugas yang mendekati tenggat.
Fitur ini dapat digunakan apabila Gemini in Classroom dan aplikasi Gemini telah diaktifkan oleh administrator sekolah.
Dengan integrasi tersebut, daftar tugas tidak hanya berfungsi sebagai pengingat deadline. Siswa juga bisa langsung menggunakannya sebagai titik awal untuk memahami materi dan mempersiapkan pengerjaan tugas.
Apakah Semua Siswa Langsung Mendapatkan Akses?
Meskipun diperluas bagi siswa semua usia, fitur Gemini tidak otomatis tersedia untuk setiap pengguna Google Classroom.
Siswa hanya dapat mengaksesnya apabila:
- Perannya di Google Classroom telah ditetapkan sebagai “Student”.
- Akunnya berada dalam grup atau Organizational Unit (OU) yang mendapatkan akses Gemini in Classroom.
- Administrator telah mengaktifkan Gemini, Gemini Notebook, atau layanan terkait.
Sekolah juga dapat mengatur akses secara terpisah. Apabila sekolah ingin membatasi penggunaan untuk siswa di bawah 18 tahun, administrator dapat menempatkan siswa tersebut dalam OU khusus dan menonaktifkan aksesnya.
Pengaturan ini memberikan ruang bagi setiap sekolah untuk menyesuaikan penggunaan AI dengan kebijakan, kebutuhan, dan kesiapan lingkungan belajarnya.
Baca juga: 13 Cara Memanfaatkan AI untuk Belajar Lebih Efektif dan Produktif
Kapan Fitur Ini Mulai Tersedia?
Perluasan Gemini di Google Classroom mulai diluncurkan secara bertahap pada:
- 10 Agustus 2026 untuk versi web.
- 17 Agustus 2026 untuk perangkat mobile.
Fitur ini tersedia secara global dalam bahasa yang didukung oleh Google Classroom dan Gemini. Ketersediaannya mencakup Google Workspace for Education edisi Fundamentals, Standard, dan Plus.
Kehadiran Gemini menunjukkan bahwa pembelajaran digital tidak hanya berarti memindahkan tugas dari kertas ke layar. Teknologi kini dapat membantu siswa mengolah materi, berlatih, dan belajar melalui format yang lebih sesuai dengan kebutuhannya.
Namun, teknologi tetap perlu digunakan dengan arahan dan sikap kritis. Jika dimanfaatkan secara tepat, Gemini dapat menjadi pendamping belajar yang membuat proses pembelajaran lebih personal, interaktif, dan bermakna.
Penasaran dengan perkembangan teknologi pendidikan dan tips belajar menarik lainnya? Yuk, jelajahi artikel terbaru di blog Kelas Juara dan temukan berbagai inspirasi untuk mendukung proses belajar di era digital!
