fbpx

Gemini di Google Classroom: Babak Baru AI untuk Cara Belajar Mahasiswa

gemini di google classroom

Share this post

Pemanfaatan teknologi artificial intelligence (AI) dalam pendidikan sejatinya memang terus berkembang, dan kini memasuki fase yang semakin dekat dengan aktivitas belajar sehari-hari. Salah satu perkembangan menarik datang dari Google Classroom, yang mulai memperluas kehadiran Gemini menjadi asisten AI berbasis pendidikan. 

Jika sebelumnya AI lebih banyak berperan di balik layar sebagai alat bantu perencanaan untuk pengajar, kini mahasiswa juga bisa mendapatkan akses langsung ke teknologi ini untuk membantu mereka memahami materi, belajar lebih terarah, dan mempersiapkan diri menghadapi ujian atau evaluasi akademik.

Di artikel kali ini, Kelas Juara akan membahas lebih lanjut mengenai hadirnya Gemini di Google Classroom, sekaligus membahas tentang bagaimana mahasiswa bisa memaksimalkan penggunaannya. Yuk, simak!

Gemini di Google Classroom untuk pembelajaran terintegrasi

gemini di google classroom

Gemini di Google Classroom merupakan bagian dari Gemini for Education yang dikembangkan khusus untuk institusi pendidikan. Fitur ini tersedia tanpa biaya tambahan bagi pengguna Google Workspace for Education, dan menjamin bahwa data pengguna tidak ditinjau manusia dan tidak digunakan untuk melatih model AI.

Melalui akses ‘satu pintu’ di Google Classroom, mahasiswa dapat menggunakan berbagai alat belajar berbasis AI yang terintegrasi langsung dengan materi pembelajaran. Artinya, proses belajar tidak lagi terpisah di berbagai platform pembelajaran dan alat bantu tambahan, karena semuanya berada dalam satu ekosistem yang saling terhubung.

Perlu dicatat, fitur ini ditujukan bagi pengguna yang berusia 18 tahun ke atas dan hanya tersedia untuk institusi pendidikan tinggi yang telah mengaktifkan Gemini dan Gemini in Classroom melalui pengaturan admin.

Fitur pembelajaran yang lebih personal

Kehadiran Gemini di Classroom juga membawa pendekatan belajar yang lebih personal dan adaptif. Mahasiswa dapat memanfaatkan AI untuk mempelajari topik tertentu secara mandiri, terutama ketika menghadapi konsep yang kompleks atau sulit dipahami di kelas.

Salah satu fitur utamanya adalah Guided Learning, yang memungkinkan mahasiswa mendapatkan penjelasan bertahap, dukungan kontekstual, hingga panduan belajar sesuai kebutuhan agar sepenuhnya memahami konsep yang sedang dipelajari.

Selain itu, Gemini juga dapat membantu mahasiswa menguji pemahaman melalui kuis latihan yang dipersonalisasi berdasarkan topik atau materi tertentu, agar proses persiapan ujian lebih terarah dan relevan dengan kebutuhan masing-masing.

Baca jugaCanva Whiteboard: Ruang Kolaborasi Tanpa Batas untuk Guru & Siswa di Era Digital

Ubah catatan konvensional jadi Flashcard dan Study Guide

Belajar di era digital menuntut efisiensi dalam mengelola informasi. Gemini di Classroom memungkinkan mahasiswa mengubah catatan dan materi kelas menjadi flashcard digital secara otomatis, sehingga proses mengulang materi menjadi lebih cepat dan praktis.

Tak hanya itu, mahasiswa juga dapat membuat study guide berdasarkan topik tertentu atau dengan mengunggah catatan kuliah mereka. Lalu hasilnya akan berupa panduan belajar yang lebih terstruktur, relevan, dan sesuai konteks kelas yang sedang diikuti.

Fitur-fitur ini menunjukkan pergeseran peran AI dari sekadar alat pencari jawaban menjadi pendamping belajar aktif yang membantu mahasiswa mengorganisasi pengetahuan mereka sendiri.

Peran institusi dan pentingnya literasi AI

Meski menawarkan banyak kemudahan, penggunaan Gemini di Google Classroom tetap berada di bawah kendali institusi pendidikan. Administrator memiliki peran penting dalam mengatur siapa saja yang dapat mengakses fitur ini, memastikan usia pengguna sesuai, serta menetapkan kebijakan penggunaan yang sejalan dengan nilai dan aturan institusi.

Google juga menekankan bahwa hasil yang dihasilkan AI tetap perlu ditinjau secara kritis. Mahasiswa didorong untuk tidak menerima output AI secara mentah, melainkan menggunakannya sebagai bahan bantu yang kemudian disesuaikan dengan konteks akademik dan kebijakan lokal.

Secara lebih lanjut, hal ini juga menegaskan pentingnya literasi AI di dunia pendidikan. Di mana pengguna tidak boleh sekadar mampu menggunakan teknologi, tetapi juga harus memahami batasan dan tanggung jawab dalam pemanfaatannya.

Baca juga6 Cara Cerdas Pakai NotebookLM untuk Menguasai Materi Belajar

Penutup

Pada akhirnya, ekspansi Gemini di Google Classroom mencerminkan arah baru pendidikan digital: pembelajaran yang lebih mandiri, reflektif, dan berbasis kebutuhan individu. Dengan AI sebagai pendamping, mahasiswa berpeluang untuk mengenali gaya belajarnya, mengelola waktu belajar dengan efektif, dan memperdalam pemahaman materi di luar ruang kelas.

Bersama Kelas Juara, kamu juga bisa lebih memaksimalkan pemahaman dan penggunaan AI yang sesuai kebutuhan, lewat berbagai informasi menarik seputar dunia teknologi dan edukasi. Simak selengkapnya di blog Kelas Juara dan selamat belajar!