fbpx

Forum

Forum Navigation
Please or Register to create posts and topics.

IPS? Yakin ambil jurusan itu?

Iii Bismillah.

Hai teman-teman. Untuk kalian yang dulu SMA pasti ada masanya buat milih jurusan kan ya. Cuma 2 jurusan yang menjadi pilihan,  yaitu jurusan IPA dan IPS. Sedikit flashback ke awal tahun 2016, waktu itu aku di semester 2 kelas 10 dan mau naik ke kelas 11. Saat memilih jurusan sempat dilema banget. Hati kecil ingin memilih IPS tapi pengen banget ambil IPA.

Ya gini dulu aku mikirnya IPA itu prestisius gitu. Mungkin gak cuma di SMA ku, tapi hampir kebanyakan SMA yang ada (terutama yang aku ketahui di Provinsi Jambi) ,  jurusan IPA lah yang menjadi primadona.. Jurusan IPS terkenal dengan anak-anak yang bandel, banyak ulah dan gak punya prestasi. Well, aku gak mau dong di cap gitu juga. Dan yang terpenting aku juga gak mau dapat lingkungan atau teman sekelas yang pada bandel, ketakutan untuk terpengaruh tentunya semakin besar.

Waktu berlalu, tapi aku hati ku tetap di IPS. Aku takut salah ambil jurusan. Aku pengen ambil IPA. Tapi kenapa cuma pengen ya, cuma sekedar pengen dan hati tuh gak prefer kesana.

Dan akhirnya di hari pemilihan jurusan, saat mengisi formulir aku bener-bener lingkari IPS. gak tau kenapa spontan aja gitu langsung menggerakkan tangan untuk lingkari jurusan IPS.

Terus wali kelas ku lihat kalau aku lingkari IPS, dan ibuk tanya "eh linda ambil IPS? Udah IPA aja. Sayang loh lin. Linda juara 1 terus di kelas. Terus kenapa gak ambil IPA?" terus aku tanya sama ibuk , "ehm emang selama ini gak ada ya buk yg juara kelas ambil IPS" terus ibuk jawab "gak ada lin, udah ibuk ganti aja ya linda ambil IPA" spontan aku jawab "jangan buk, ambil IPS aja. Nanti kalau merasa salah jurusan bisa ganti ke IPA kan ya buk? (berusaha untuk membujuk ibuk biar boleh ambil IPS) dan akhir nya diperbolehkan buat ambil IPS.

Dan disaat pengisian lapor, wali kelas ku nelpon. Ini bener bener mau pastiin aku sekali lagi tetap ambil IPS apa nggak. Dan ya tetap hati ku lebih condong ke IPS walaupun tetep pengen IPA dan ragu juga sebetulnya sama pergaulan di IPS nanti. Tapi yaudah, Bismillah. Aku coba ikutin kata hati.

Dan bener banget sesuatu yang dipilih pakai hati itu lah yang terbaik. Well disini aku gak judge bahwa IPS lebih baik dari IPA, ataupun IPA lebih baik dari IPS. Tapi sesuaikan dengan kata hati. Karena kita memiliki hati yang berbeda tapi tetap hati itu sensitif dan fitrah nya hati lebih memilih kebaikan untuk kita.  hati itu lebih peka dari akal.

Alhamdulillah, dengan izin Allah. Aku bener-bener di beri rasa yakin untuk bisa ambil jurusan IPS. Terkait takut dengan pergaulan yang jelek serius aku pasrahkan sama Allâh. Aku minta yang terbaik. Aku minta dibimbing, aku jujur sama Allâh kalau pengen ambil IPS, dan aku jujur aku juga lemah aku gak tau apa yang didepan akan terjadi. Makanya disetiap langkah ku aku mulai pasrahkan sama Allâh dan tumbuhkan positif mindset karena aku yakin Allâh akan memberi yang terbaik untuk hamba Nya. Dan benar saja, Allâh jaga aku.

Di sini aku mulai berproses, disini aku Allâh izinkan mendapat banyak prestasi setelah nya. Juara 8 lomba akuntansi se provinsi jambi, yg kemudian di tahun berikutnya berhasil mendapat juara 1. Kemudian juara 1 OSN ekonomi tingkat kabupaten dan melaju sampai tingkat provinsi. Aku juga Allâh izinkan untuk bisa melanjutkan studi di Universitas melalui jalur SNMPTN. Alhamdulillah dengan izin Allâh.

Dan semenjak itu tidak ada lagi juara kelas yang takut untuk masuk IPS. Alhamdulillah semua terbagi rata, mereka sudah berani mengikuti kata hati mereka, untuk berani mengambil IPS yang katanya dipenuhi anak bandel. Dan ekstrakulikurer jurusan IPS juga mendapat perhatian lebih karena peserta didik nya mulai bertambah.

Poin nya, tidak ada jurusan yang jelek atau bagus. Tidak sepatutnya juga membandingkan jurusan. Karena semua nya baik, meski dipandang tidak baik. Tapi kita lah yang membentuk citra baik itu selanjutnya.

Maitsa Jahja has reacted to this post.
Maitsa Jahja